Tak
dapat dipungkiri dan digali memori hidup sang keriting di Papua
Tak
dapat sangkal pula sejarah hidup sang kulit hitam di Papua
Terukirlah
sebuah sirkulasi penderitaan
Penderitaan
yang tiada hentinya
Jalan
penderitaan yang tak ada ujungnya
Sungai
penderitaan yang mengalir tiada muaranya
Terjadilah
sirkulasi penderitaan
Kendatipun
engkau belum kenang
Masih
mengisap darahku dan ladangku
Tidak
cukupkah semuanya yang kau menelan
Tidak
cukupkah semuanya yang kau mangsa
Darahku
dan ladangku terus mengalir keluar
Kini
tubuhku letih
Kini
tubuhku lesu
Kini
tubuhku lemah
Dan
tubuhku tak berdaya
Darahku
mengalir membasahi bumi cendrawasih
Alam
Papua pun jadi gundul
Ku
tak mampu hitung saudara saudaraku yang kau mangsa
Ku
tak mampu kalkulasi ladangku yang kau merampas
Ku
ingin mengakhiri semuanya ini dari Papua
Ku
ingin memutuskan rantai penderitaan
Ku
ingin memerangi sirkulasi penderitaan
Walau
terlihatlah……………!
Binatang
taon masih menggigitku
Tetesan
air mata dan darah kulit hitam terus mengalir
Sampai
kapankah semuanya ini berakhir





